Shalat merupakan salah satu rukun Islam dan yang laing utama setelah syahadat dari pada yang lainnya. Bahkan shalat lebih utama dri pada ibadah-ibadah badan, harta, dan hati. kelima shalat itu hanya diwajibkan kepada Nabi muhamad dan umatnya.
Diantara ayat yang berbicara tentang kewajiban melaksanakan shalat adalah firman Allah Swt: وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنَر
Artinya "Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat mencegah dari (perbuatan-erbuatan ) keji dan mungkar " (Q.S AL-Ankabut [29]:45)
Kelima shalat yang dimaksud
Shalat Zhuhur dinamakan al-zhuhur karena ia merupakan pertama kali muncul dalam islam. Atau karena pelaksanaanya pada waktu al-zhahirah (sangat panas)
Niat Sholat Dhuhur/Zuhur/Lohor (4 Roka'at)
Ushollii fardlodh dhuhri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat f
Ashar. Secara bahasa artnya masa. Dinamakan pula dengan shalat wustha. Ia adalah shlat terbaik setelah shalat jum'at.
Niat Sholat Ashar/Asar (4 Roka'at)
Ushollii fardlol 'ashri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu ashar empat raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah".
Magrib dinamakn magrib karena waktunya berbarengan terbenamnya matahari (ghurub).
Niat Sholat Maghrib/Magrib (3 Roka'at)
Ushollii fardlol maghribi tsalaatsa roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu maghrib tiga raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah".
Isya. Waktunya adalah shalat mulai terbenamnya mega merah sampai terbit fajar kedua (shadiq).
Niat Sholat Isya/Isa (4 Roka'at)
Ushollii fardlol 'isyaa-i arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu isya empat raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah"
Subuh watunya sesudah habis waktu isya sampai terbit matahari Niat shalat subuh
Ushalli fardhash shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.
Artinya.
Sengaja aku shalat fardhu Subuh dua raka’at menghadap ke kiblat tunai karena Alllah Ta’ala.
Posted in:
Piqih
|
Manusia adalah wujud lain dari tanah karena manusia tercipta dari tanah. Allah SWT. Berfirman dalam suarat Nuh ayat 17-18 sebagai berikut.
وَاللَّهُ أَنْبَتَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ نَبَاتًا
ثُمَّ يُعِيدُكُمْ فِيهَا وَيُخْرِجُكُمْ إِخْرَاجًا
Artinya dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah, tumbuh (berangsur-angsur), kemudian dia mengaembalikan kamu ke dalam (tanah) dan mengeluarkan kamu (pada hari kiamat) dengan pasti. (Q.S.Nuh:17-18)
Posted in:
History
|
Diriwayatkan oleh Muslim : Dikabarkan (disampaikan) kepada kami oleh Muhammad Ibnul Mutsanna da Muhammad bin Bassyar (susunan kata-kata dari Ibnu Mutsanna). Keduanya menerima hadits dari Qatadah, dari Abu Bakar as-Siddiq, dariAbi Said al-Khudry, berkata ia: Telah bersabda Rasulullah “Di antara yang hidup sebelum kamu, ada seorang laki-laki yang telah membunuh 99 orang manusia. Lalu mencari orang yang paling alim untuk bertanya. Orang tunjukan kepada seorang pendeta.
Dia datangilah pendeta itu lalu bertanya, bahwa dia telah membunuh 99 orang manusia, masih dapatkah bertobat kepada tuhan ? Pendeta itu menjawab : Tidak. Pendeta itupun dibunuhnya. Lalu mencari lagi orang yang paling alim di permukaan bumi ini. Ditunjukkanlah dia kepada seorang yang paling alim (banyak pengetahuannya).
Lalau dia berkata bahwa dia telah membunuh 100 orang manusia, masih dapatkah dia bertobat kepada Tuhan? Orang alim itu menjawab: Dapat, dan tak ada satu halangan baginya untuk bertobat. Tetapi orang alim menasehatinya untuk pindah kenegeri tertentu, karena di negeri itu banyak manusia yang baik-baik yang selalu beribadat menyembah Allah, beribadah bersama-sama mereka itu.
Dan janganlah kembali ke kampungmu, karena kampungmu itu kampung yang busuk (banyak orang jahat). Orang itu berangkatlah meninggalkan kampung halamannya menuju ke negeri yang ditunjuk itu. Di tengah-tengah perjalan itu tiba-tiba orang itu meninggal dunia. Lalu bertengkarlah malaikat Rahmat dan malaikat Azab mengenai orang itu.
Berkata malaikat Rahmat : Orang ini matinya dalam keadaan bertobat sedang menghadapkan seluruh jiwa kepada tuhan. Dan berkata malaikat Azab: Orang ini tidak ada kebaikannya sedikitpun. Tiba-tiba turun satu malaikat lain berbentuk manusia biasa. Malaikat Rahmat dan malaikat Azab yang bertengkaran itu mengangkat malaikat ini menjadi hakim antara mereka.
Malaikat ini memerintahkan untuk mengukur jarak antara tempat kematian itu dengan tempat yang dituju dan tempat asalnya. Ketempat mana ia lebih dekat, maka itulah yang menentukan apa orang ini termasuk bagian Malaikat Rahmat atau Malaikat Azab. Setelah diukur, ternyata dia lebih dekat ke tempat yang di tuju. Maka orang itu dibawalah oleh malaikat Rahmat (masuk surge tentunya.”
nusia
Posted in:
History
|
.jpg)
.jpg)
