Latest Stories

Subscription

You can subscribe to Red Carpet by e-mail address to receive news and updates directly in your inbox. Simply enter your e-mail below and click Sign Up!

TOP 5 Most Popular Post

    Entri Populer

    CahayaQu Edisi 21

    CahayaQu Edisi 21

Recently Comments


Advertisement

Advertisement

News

News

Shalat merupakan salah satu rukun Islam dan yang laing utama setelah syahadat dari pada yang lainnya. Bahkan shalat lebih utama dri pada ibadah-ibadah badan, harta, dan hati. kelima shalat itu hanya diwajibkan kepada Nabi muhamad dan umatnya.
Diantara ayat yang berbicara tentang kewajiban melaksanakan shalat adalah firman Allah Swt: وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنَر  
    Artinya "Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat mencegah dari (perbuatan-erbuatan ) keji dan mungkar " (Q.S AL-Ankabut [29]:45)
Kelima shalat yang dimaksud


Shalat Zhuhur dinamakan al-zhuhur karena ia merupakan pertama kali muncul dalam islam. Atau karena pelaksanaanya pada waktu al-zhahirah (sangat panas)
Niat Sholat Dhuhur/Zuhur/Lohor (4 Roka'at)
Ushollii fardlodh dhuhri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat f
Ashar. Secara bahasa artnya masa. Dinamakan pula dengan shalat wustha. Ia adalah shlat terbaik setelah shalat jum'at.
 Niat Sholat Ashar/Asar (4 Roka'at)
Ushollii fardlol 'ashri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.
Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu ashar empat raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah".
Magrib dinamakn magrib karena waktunya berbarengan terbenamnya matahari (ghurub).
 Niat Sholat Maghrib/Magrib (3 Roka'at)

Ushollii fardlol maghribi tsalaatsa roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.

Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu maghrib tiga raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah".
Isya. Waktunya adalah shalat mulai terbenamnya mega merah sampai terbit fajar kedua (shadiq).
Niat Sholat Isya/Isa (4 Roka'at)

Ushollii fardlol 'isyaa-i arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/ma'muuman) lillaahi ta'aalaa.

Artinya :
"Aku sengaja sholat fardlu isya empat raka'at menghadap qiblat (sebagai imam/sebagai makmum) karena Allah"
Subuh watunya sesudah habis waktu isya sampai terbit matahari Niat shalat subuh
Ushalli fardhash shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala.

Artinya.

Sengaja aku shalat fardhu Subuh dua raka’at menghadap ke kiblat tunai karena Alllah Ta’ala.
Posted in: |
Tata caranya sama seperti tata cara wudhu’ sebelum shalat.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda sebagaimana dlm hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Al-Bara’ bin Azib radhiyallahu ‘anhu:

                                                                                                                                إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ

“Jika engkau hendak menuju ke tempat pembaringan, maka berwudhu’lah sebagaimana engkau berwudhu’ utk shalat.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)
Jangan Lupa doa sebelum tidurnya
 




Posted in: |
   Pengertian Najis .Najis adalah sesuatu yang jijik menurut keterangan agama islam. Najis terbagi menjadi tiga bagian yaitu Najis Mugalladah, Mutawassitah, dan Mukhafafah. Cara mensucikan ketiga najis tersebut berbeda – beda sesuai dengan sifatnya masing – masing.
Macam-macam Najis
a.       Najis Mukhoffafah (najis kecil), seperti najis (dan ini syarat-syaratnya) kencingnya anak bayi laki-laki yang belum makan selain air susu ibu (selain obat) dan umurnya belum genap 2 tahun. Maka cara menyucikannya cukup dipercik air samapi rata.
b.      Najis Mutawasithoh (najis sedang), semua najis selain yang diatas. Dan najis mutawasithoh (sedang) dibagi menjadi 2 bagian:
1)      Najis yang ada ainiyahnya (ada bekasnya) yaitu yang mempunyai warna, bau atu rasa, maka cara menyucikannya harus dihilangkan bekasnya lalu disiram dengan air secara merata.
2)      Najis yang tidak berbekas (hukumiyah) yaitu tidak ada warna, bau dan rasa maka cara menyucikannya cukup disiram dengan secara merata.
          c .Mughaladhoh (najis berat)
    menycucikannya membasuh dengan terlebih dahulu menghilangkan  bekasnya lalu dibasuh dengan air 7 kali dan debu.
Benda-benda najis.
         1. Setiap cairan yang keuar dari qubul dan dubur adalah najis kecuali air mani.
         2. Babi
         3. Bangkai
          4.Darah

          5.Setiap bangkai ikan najis kecuali bangkai ikan, belalng.

               
Posted in: |
Istilah Taharah berasal dari bahasa Arab yang artinya bersuci. Arti Taharah menurut ajaran agama islam, yakni membersihkan diri, pakaian, tempat dan benda – benda lain dari segala kotoraan najis.
Jenis-Jenis Thaharah
·         Bersuci dari hadas. Bagian ini khususnya untuk badan, seperti mandi, berwudhu, dan tayamum.
·         Bersuci dari najis. Bagian ini berlaku pada badan, pakain, dan temapat.
B.Macam- macam Thaharah
1. Whudhu (mengambil air untuk shalat)
       Perintah wajib wudhu  bersamaan dengan perintah wajib shalat lima waktu.
   Syarat-syarat.
1.      Islam
2.      Mumayiz, karena wudhu itu merupakan ibadat yang wajib diniati, sedagkan orang yang tidak beragama Islam dan orang yang belum mumayiz tidak dberi hak untuk berniat.
3.      Tidak berhadas besar.
4.      Denagn air suci dan menyucikan.
5.      Tidak ada yang menghalangi samapainya air ke kulit, seperti getah dan sebagainya yang melekat di atas kulit anggota wudhu.
Fardhu (rukun ) wudhu.
1.      Niat. Hendaklah berniat (menyengaja) menghilangkan hadas atau menyengaja berwudhu.
2.      Membasuh wajah
      Batas muka yang dibasuh ialah dari tempat tumbuh rambut kepala sebelah atas sampai kedua tulang dagu sebelah bawah; lintangnya, dari telinga ke telinga; seluruh muka yang tersebut tadi wajib dibasuh, tidak boleh tertinggal sedikit pun, bahkan wajib dilebihkan sedikit agar kita yakin terbasuh semuanya.

3.      Membasuh kedua tanggan sampai ke siku.
    Maksudnya, siku juga wajib di basuh.
4.      Mengusap sebagian kepal.
    Walaupun hanya sebagian kecil, sebaiknya tidak kurang dari selebar ubun-ubun, baik yang disapu itu kulit kepala atau rambut.
5.      Membasuh kedua telapak kaki samapi kedua mata kaki.
      Maksudnya dua mata kaki juga dibasuh.
6.      Tertib, atau berurutan dari awal samapai akhir.
Tertib ini berdasarkan keterangan ayat, yaitu: Dimulai dari muka, lalu tangan, lalu kepala, lalu dua kaki.
Beberapa sunat wudhu.
1.   Membaca ‘’bismilah” pada permulaan wudhu.
2.   Membasuh kedua telapak tangan sebelum mencelupkannya ke dalam air wadah air.
3    Berkumur-kumur.
4.   Mengusap seluruh kepala
5.   Mengusap kedua telinga luar dan dalam dengan air yang baru.
6.   Menyela-nyela janggut yang tebal.
7.   Membersihkan sela-sela jari tangan dan kaki.
8.   Mendahulukan bagian yang kanan dari pada yang kiri.
Hal-hal yang membatalkan wudhu.
Perkara-perkara yang membatalkan Wudhu ada Enam:
1.   Keluar sesuatu dari dua pintu atau dari salah satunya, baik berupa zat ataupun angin, yang biasa ataupun tidak biasa, seperti darah; baik yang keluar itu najis ataupun suci, seperti ulat.
2.   Hilang akal. Hilang akal karena gila atau mabuk.
3.   Menyentuh wanita yang bukan mahram tanpa penghalang.
4.   Menyentuh kemaluan atau pintu dubur denagn telapak tangan, baik kemaluan sendiri ataupun kemaluan orang lain, baik kemaluan orang dewasa ataupun kemaluan kanak-kanak.
2. Mandi
   Yang dimaksud dengan “mandi”  di sini ialah mengalirkan air ke seluruh badan dengan niat.
       Sebab-sebab wjib mandi
1.   Hubungan badan, baik keluar mani ataupun tidak.
2.   Keluar mani/sperma, baik keluarnya karena bermimpi ataupun sebab lain dengan sengaja atau tidak, dengan perbuatan sendri atau bukan.
3.   Meninggal Dunia.
       Orang islam mati, fardhu kifayah atas muslim yang hidup memandikannya.
4.   Keluarnya darah haid.
        Apabila seorang perempuan telah berhenti dari haid, ia wajib mandi agar ia dapat salat dan dapat bercampur dengan suaminya.
5.   Keluarnya darah nifas.
        Yang dinamakn nifas ialah darah yang keluar dari kemaluan perempuan sesudah melahirkan anak.
6.   Setelah melahirkan
        Karena bayi yang keluar dari rahim terbentuk dari manidan biasanya keluar bersama-sama dengan darah.
Fardhu (rukun) mandi.
1.   Niat.
     Orang yang junub hendaklah berniat (menyengaja) menghilangkan hadas junubnya, perempuan yang baru habis (selesai) haid atau nifas hendaklah berniat menghilangkan hadas kotorannya.
2.   Menghilangkan najis yang menempel di badan.
3.   Mengalirkan air ke seluruh badan.
Sunah-sunah Mandi
1.   Membaca “bismillah”
2.   Wudhu sebelum mandi.
3.   Mendahulukan yang kanan dari pada yang kiri.
Mandi sunat.
1.         Mandi hari jumat disunatkan bagi orang yang bermaksud akan mengerjakan shalatjumat, agar baunya yang busuk tidak mengganggu orang di sekitar tempat duduknya.
2.         Mandi Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha.
3.         Mandi orang gila.
4.         Mandi takala hendak ihram haji atau umrah.
5.         Mandi sehabis memandikan mayat.
6.         Mandi sorang kafir setelah memeluk agama islam.



Posted in: |