Latest Stories

Subscription

You can subscribe to Red Carpet by e-mail address to receive news and updates directly in your inbox. Simply enter your e-mail below and click Sign Up!

TOP 5 Most Popular Post

    Entri Populer

    CahayaQu Edisi 21

    CahayaQu Edisi 21

Recently Comments


Advertisement

Advertisement

News

News

Taharah (Besuci) 0 Comments

By Unknown
| Posted in

Istilah Taharah berasal dari bahasa Arab yang artinya bersuci. Arti Taharah menurut ajaran agama islam, yakni membersihkan diri, pakaian, tempat dan benda – benda lain dari segala kotoraan najis.
Jenis-Jenis Thaharah
·         Bersuci dari hadas. Bagian ini khususnya untuk badan, seperti mandi, berwudhu, dan tayamum.
·         Bersuci dari najis. Bagian ini berlaku pada badan, pakain, dan temapat.
B.Macam- macam Thaharah
1. Whudhu (mengambil air untuk shalat)
       Perintah wajib wudhu  bersamaan dengan perintah wajib shalat lima waktu.
   Syarat-syarat.
1.      Islam
2.      Mumayiz, karena wudhu itu merupakan ibadat yang wajib diniati, sedagkan orang yang tidak beragama Islam dan orang yang belum mumayiz tidak dberi hak untuk berniat.
3.      Tidak berhadas besar.
4.      Denagn air suci dan menyucikan.
5.      Tidak ada yang menghalangi samapainya air ke kulit, seperti getah dan sebagainya yang melekat di atas kulit anggota wudhu.
Fardhu (rukun ) wudhu.
1.      Niat. Hendaklah berniat (menyengaja) menghilangkan hadas atau menyengaja berwudhu.
2.      Membasuh wajah
      Batas muka yang dibasuh ialah dari tempat tumbuh rambut kepala sebelah atas sampai kedua tulang dagu sebelah bawah; lintangnya, dari telinga ke telinga; seluruh muka yang tersebut tadi wajib dibasuh, tidak boleh tertinggal sedikit pun, bahkan wajib dilebihkan sedikit agar kita yakin terbasuh semuanya.

3.      Membasuh kedua tanggan sampai ke siku.
    Maksudnya, siku juga wajib di basuh.
4.      Mengusap sebagian kepal.
    Walaupun hanya sebagian kecil, sebaiknya tidak kurang dari selebar ubun-ubun, baik yang disapu itu kulit kepala atau rambut.
5.      Membasuh kedua telapak kaki samapi kedua mata kaki.
      Maksudnya dua mata kaki juga dibasuh.
6.      Tertib, atau berurutan dari awal samapai akhir.
Tertib ini berdasarkan keterangan ayat, yaitu: Dimulai dari muka, lalu tangan, lalu kepala, lalu dua kaki.
Beberapa sunat wudhu.
1.   Membaca ‘’bismilah” pada permulaan wudhu.
2.   Membasuh kedua telapak tangan sebelum mencelupkannya ke dalam air wadah air.
3    Berkumur-kumur.
4.   Mengusap seluruh kepala
5.   Mengusap kedua telinga luar dan dalam dengan air yang baru.
6.   Menyela-nyela janggut yang tebal.
7.   Membersihkan sela-sela jari tangan dan kaki.
8.   Mendahulukan bagian yang kanan dari pada yang kiri.
Hal-hal yang membatalkan wudhu.
Perkara-perkara yang membatalkan Wudhu ada Enam:
1.   Keluar sesuatu dari dua pintu atau dari salah satunya, baik berupa zat ataupun angin, yang biasa ataupun tidak biasa, seperti darah; baik yang keluar itu najis ataupun suci, seperti ulat.
2.   Hilang akal. Hilang akal karena gila atau mabuk.
3.   Menyentuh wanita yang bukan mahram tanpa penghalang.
4.   Menyentuh kemaluan atau pintu dubur denagn telapak tangan, baik kemaluan sendiri ataupun kemaluan orang lain, baik kemaluan orang dewasa ataupun kemaluan kanak-kanak.
2. Mandi
   Yang dimaksud dengan “mandi”  di sini ialah mengalirkan air ke seluruh badan dengan niat.
       Sebab-sebab wjib mandi
1.   Hubungan badan, baik keluar mani ataupun tidak.
2.   Keluar mani/sperma, baik keluarnya karena bermimpi ataupun sebab lain dengan sengaja atau tidak, dengan perbuatan sendri atau bukan.
3.   Meninggal Dunia.
       Orang islam mati, fardhu kifayah atas muslim yang hidup memandikannya.
4.   Keluarnya darah haid.
        Apabila seorang perempuan telah berhenti dari haid, ia wajib mandi agar ia dapat salat dan dapat bercampur dengan suaminya.
5.   Keluarnya darah nifas.
        Yang dinamakn nifas ialah darah yang keluar dari kemaluan perempuan sesudah melahirkan anak.
6.   Setelah melahirkan
        Karena bayi yang keluar dari rahim terbentuk dari manidan biasanya keluar bersama-sama dengan darah.
Fardhu (rukun) mandi.
1.   Niat.
     Orang yang junub hendaklah berniat (menyengaja) menghilangkan hadas junubnya, perempuan yang baru habis (selesai) haid atau nifas hendaklah berniat menghilangkan hadas kotorannya.
2.   Menghilangkan najis yang menempel di badan.
3.   Mengalirkan air ke seluruh badan.
Sunah-sunah Mandi
1.   Membaca “bismillah”
2.   Wudhu sebelum mandi.
3.   Mendahulukan yang kanan dari pada yang kiri.
Mandi sunat.
1.         Mandi hari jumat disunatkan bagi orang yang bermaksud akan mengerjakan shalatjumat, agar baunya yang busuk tidak mengganggu orang di sekitar tempat duduknya.
2.         Mandi Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha.
3.         Mandi orang gila.
4.         Mandi takala hendak ihram haji atau umrah.
5.         Mandi sehabis memandikan mayat.
6.         Mandi sorang kafir setelah memeluk agama islam.



Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

Leave a reply

0 komentar for "Taharah (Besuci)"